Kegiatan studi tiru Pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari RSUD Sumbawa

Kegiatan studi tiru Pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari RSUD Sumbawa

Mataram - Rumah Sakit Mutiara Sukma pagi ini  menerima dan memfasilitasi kegiatan studi tiru Pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari RSUD Sumbawa, Rabu (01/04). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Rombongan RSUD Sumbawa dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Ita Kusnaini, SE., MH. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat serta keterbukaan RS Mutiara Sukma dalam berbagi pengalaman dan praktik baik. Ia berharap melalui kegiatan ini, RSUD Sumbawa dapat memperoleh wawasan yang komprehensif dalam membangun Zona Integritas secara optimal.

Direktur RS Mutiara Sukma dr. Wiwin Nurhasida dalam sambutannya menegaskan komitmen untuk mendukung dan mendampingi RSUD Sumbawa dalam meraih predikat menuju WBK. Beliau menekankan pentingnya sinergi, konsistensi, dan integritas seluruh elemen organisasi sebagai kunci utama dalam mewujudkan perubahan yang berkelanjutan.

Suratmi, S.Kep., Ns., MPH selaku Ketua Tim PZI RS Mutiara Sukma memaparkan perjalanan RS Mutiara Sukma dalam meraih predikat WBK dan WBBM, detail hal yang harus dipersiapkan oleh manajemen rumah sakit dan tim PZI serta memandu diskusi bersama tim yang hadir. 

Acara pun ditutuo dengan hospital tour ke beberapa unit untuk melihat implementasi dari masing-masing pokja. 

Kegiatan studi tiru ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan terwujudnya Zona Integritas, rumah sakit diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan publik semakin meningkat.