Home visit di wilayah Sesela, Gunung Sari, Lombok Barat.

Home visit di wilayah Sesela, Gunung Sari, Lombok Barat.

Lombok Barat – RS Mutiara Sukma kembali melaksanakan kegiatan home visit sebagai upaya pencegahan rawat ulang (readmisi) pada pasien dengan gangguan jiwa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (09/04), dengan mengunjungi dua orang pasien yang berdomisili di wilayah Sesela, Gunung Sari, Lombok Barat.

Kegiatan home visit ini dilakukan oleh tim PKRS Keswamas RS Mutiara Sukma bersama penanggung jawab (PJ) program kesehatan jiwa dari Puskesmas Sesela. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari laporan petugas puskesmas serta keluarga pasien yang menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi terkini pasien yang berpotensi mengalami readmisi dalam waktu kurang dari 30 hari.

Dalam kunjungan tersebut, tim memberikan edukasi kepada keluarga terkait penyakit yang dialami pasien serta cara perawatan yang tepat di rumah. Selain itu, tim juga menjelaskan bahwa kondisi dan perkembangan pasien akan terus dipantau oleh pihak rumah sakit melalui PJ kesehatan jiwa yang berada di puskesmas di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Barat, melalui program SIRUKOGALAR Plus TPKJM RS Mutiara Sukma.

Melalui kegiatan ini, keluarga diharapkan dapat memanfaatkan layanan kesehatan secara lebih optimal dengan aktif berkomunikasi bersama puskesmas maupun RS Mutiara Sukma. Komunikasi ini penting, baik dalam melaporkan perkembangan kondisi pasien maupun menyampaikan hambatan atau kendala yang dihadapi selama proses perawatan di rumah.

Lebih lanjut, tim juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberhasilan perawatan dan proses kesembuhan pasien dengan gangguan jiwa. Peran tersebut meliputi kemampuan mengenali masalah pasien, mengambil keputusan terkait perawatan, memberikan perawatan yang tepat, menciptakan lingkungan yang sehat, serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia.

Dengan adanya kegiatan home visit ini, diharapkan pasien dapat memperoleh perawatan yang berkesinambungan serta terhindar dari risiko rawat ulang, sehingga kualitas hidup pasien dan keluarga dapat meningkat.