Integrasi Program Kesehatan Jiwa sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan jiwa di masyarakat

Integrasi Program Kesehatan Jiwa sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan jiwa di masyarakat

Dompu – Rumah Sakit  Mutiara Sukma  kembali melaksanakan kegiatan Integrasi Program Kesehatan Jiwa sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan jiwa di masyarakat, Rabu (03/12).

Pertemuan ini dihadiri oleh para stakeholder antara lain Plh. Sekda Kabupaten Dompu H. Khaerul Insyan, SE., MM, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Dompu, Kepala Kesbangbol Kab. Dompu, beberapa pejabat struktural dan pejabat fungsional terkait penanganan masalah jiwa di wilayah Kabupaten Dompu. 

Materi integrasi yang disampaikan oleh Suratni, S.Kep., Ns., MPH selaku Kepala Instalasi PKRS & KESWAMAS RS Mutiara Sukma mencakup penguatan peran Penanggung Jawab Program Jiwa, penguatan fungsi TPKJM, sosialisasi program Swabantu, implementasi deinstitusionalisasi layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas, serta sosialisasi alur pelayanan pasien RS Mutiara Sukma. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai strategi promosi kesehatan jiwa untuk mendukung upaya promotif dan preventif di wilayah Dompu.

Melalui kegiatan ini, RS Mutiara Sukma menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan kesehatan jiwa, termasuk puskesmas, perangkat desa, instansi sosial, hingga lembaga komunitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Integrasi layanan ini diharapkan dapat memperkuat alur rujukan, meningkatkan kapasitas jejaring, serta mendorong keberlanjutan pemulihan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di komunitas.

Kegiatan Integrasi Program Kesehatan Jiwa ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan jiwa dan napza yang lebih komprehensif, efektif, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Dompu.