Sekolah beserta tenaga pendidik memiliki peran yang sangat penting sebagai ujung tombak dalam upaya pencegahan dan pegendalian terhadap kesehatan jiwa dan napza pada remaja usia sekolah agar anak didik memiliki ketahanan mental, berkepribadian dan sehat secara fisik, mental, sosial dan spiritual. Tidak hanya orang dewasa, siswa pun dapat mengalami stres atau tekanan psikologis yang wajar muncul saat seseorang berada dalam kondisi tidak menyenangkan/krisis.
Sebagai upaya promotif dan preventif di lingkungan lembaga pendidikan, kali ini RSJ Mutiara Sukma melakukan pelayanan Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (DKJPS) di SMA Kristen Tunas Daud Mataram, Senin (24/10/2022).
Tim DKJPS RSJ Mutiara Sukma diterima oleh Kepala Sekolah SMA Tunas Daud Mataram , Fransisco T. Sudarsono, S.Psi dan secara langsung membuka kegiatan hari itu. Sebelum kegiatan edukasi, terlebih dahulu peserta kegiatan yang terdiri dari 13 orang guru dan 55 orang siswa siswi mengisi link SRQ untuk dilakukan skrining awal kesehatan jiwanya.
Seraya menunggu hasil skrining, tim DKJPS juga memberikan sosialisasi tentang layanan RSJ Mutiara Sukma oleh Suratni, S.Kep., Ns., MPH (Penyuluh Kesehatan); dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang pencegahan bunuh diri oleh Nalurita Palupi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Tips mengenali dan mengatasi masalah kejiwaan oleh dr. Agustine Mahardika, Sp.KJ., M.Kes (Psikiater) dan tehnik nafas dalam oleh H. Ruslan Agandi, S.Kep., Ns (Perawat Jiwa). Selanjutnya dilakukan konseling dengan beberapa siswa siswi.