BERSAMA ISTRI GUBERNUR NTB, RSJMS HADIR PEDULI KORBAN BENCANA GEMPA CIANJUR

BERSAMA ISTRI GUBERNUR NTB, RSJMS HADIR PEDULI KORBAN BENCANA GEMPA CIANJUR

Cianjur – RSJ Mutiara Sukma selalu hadir untuk memberi Dukungan Kesehatan Jiwa Psikososial (DKJPS) kepada para korban bencana ataupun relawannya. Kali ini Selasa (06/12/2022) Tim RSJ Mutiara Sukma bersama Ketua TP PKK NTB yang juga istri Gubernur NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M.Sc beserta rombongan mengunjungi langsung korban gempa di Desa Limbangan Sari Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat.

Rombongan Bunda Niken diterima langsung oleh Asisten III bersama ibu tim penggerak PKK dan beberapa istri Kepala Dinas di lingkup Kabupaten Cianjur lalu beliau menyerahkan bantuan serta memberikan motivasi dan semangat kepada penyintas gempa di daerah Limbangan Sari tersebut.

Tim RSJ Mutiara Sukma yang terdiri dari seorang Psikolog (Nalurita Palupi, S.Psi., M.Psi, Psikolog) dibantu seorang admin (Amelia Namira, S.Psi) melanjutkan melakukan registrasi relawan di Posko Cluster Kesehatan yang berada di Pendopo dan tim mendapatkan surat penugasan di posko utama,  kampung Cariu, Desa Mangunkarta, Cugenang.

Rabu, (07/12/2022) di Posko Utama tim RSJ Mutiara Sukma langsung melakukan skrining menggunakan Self Reporting Questionnaire 20 (SRQ-20) untuk dapat mengetahui kesehatan mental para penyintas gempa dan menggunakan SDQ untuk deteksi dini masalah perilaku dan emosi pada anak dan remaja berusia 4 – 18 tahun. Selain melakukan skrining tim juga melakukan konseling dengan para penyintas gempa tersebut. Tidak hanya kepada penyintas gempa, tim RSJ Mutiara Sukma juga melakukan sesi konseling kepada relawan yang sudah lama berada di posko tersebut serta mengajarkan teknik relaksasi nafas dalam/nafas kotak dan rop. Tim juga mengunjungi tenda tenda dan melakukan konseling pada para penyintas lansia serta melakukan permainan dengan anak-anak penyintas.

Setelah selesai kegiatan di posko utama,  tim kembali ke posko cluster kesehatan yang berada di pendopo Bupati untuk melaporkan kegiatan yang telah dilakukan hari itu. Tim juga melakukan briefing secara kelompok dengan tim di cluster kesehatan.