Sumbawa Besar – Dalam rangka memberikan layanan Kesehatan jiwa yang merata kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat, Selasa (29/11/2022) tim Perjanjian Kerjasama yang dipimpin dipimpin Kasubbag Umum, Kepegawaian dan Rumah Tangga, Syamsul Bahri, S.Sos., MM dan tim Bansos yang dipimpin oleh Kasubbag Perencanaan, Keuangan dan Aset, Ery Novianti Rayes RSJ Mutiara Sukma melakukan advokasi dan koordinasi ke Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk support pendanaan dan kesinambungan layanan Kesehatan jiwa bagi masyarakat kurang mampu Non JKN dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terlantar di Kabupaten Sumbawa yang dibawa ke RSJ Mutiara Sukma.
Advokasi dan koordinasi diawali ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, yang diterima langsung oleh Sekretaris Dinas, dr. Hj. Nieta Ariyani. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa Tahun 2023 Kabupaten Sumbawa sedang dalam proses UHC maka anggaran untuk pelayanan Kesehatan jiwa bagi ODGJ masyarakat kurang mampu Non-JKN sudah tidak ada lagi, seperti di Kabupaten Sumbawa Barat bahwa nantinya Dinas Kesehatan hanya bisa membantu untuk penerbitan Kartu BPJS ODGJ tersebut dalam waktu 1x 24 jam, dan yang menjadi kendala masih sama yaitu ketika ODGJ yang ditemukan tidak memilki NIK dan tidak bisa dibuatkan kartu BPJS, maka untuk mencari solusi bersama atas masalah tersebut dr. Nieta mengajak tim untuk menghadap langsung ke Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa.
Diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd.,M.Pd. Tim RSJMS didampingi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan menyampaikan maksud dan tujuan terkait dengan layanan Kesehatan jiwa bagi masyarakat kurang mampu Non JKN di kabupaten sumbawa serta pendanaannya Ketika ODGJ tersebut dibawa ke RSJ Mutiara Sukma untuk penanganan lebih lanjut. Dewi Noviany menyambut baik kedatangan tim dan terbuka untuk melakukan diskusi terkait hal dimaksud dengan menghadirkan juga kabid Rehabilitasi Sosial dan Kabid Bantuan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat. Pada pertemuan tersebut beliau menyampaikan bahwa semua masyarakat Sumbawa berhak mendapatkan layanan Kesehatan jiwa dan beliau menginstruksikan dinsos untuk menambahkan post anggaran bansos untuk layanan Kesehatan jiwa, jika tidak bisa maka dana silahkan diambil dari direktif Wakil Bupati. Support yang luar biasa wakil bupati untuk Kesehatan jiwa bagi masyarakatnya patut mendapatkan apresiasi dan diharapkan dengan advokasi ini mendapatkan titik terang atas pendanaan bagi ODGJ yang terlantar yang dibawa ke RSJ Mutiara Sukma sehingga Kerjasama yang dibutuhkan baik terkait layanannya maupun pendanaannya bisa disepakati bersama.