Aceh - Perawat RS Mutiara Sukma yang tergabung dalam Tim Medis NTB Tahap 2 melaksanakan pelayanan medis dan dukungan kesehatan jiwa di tiga lokasi berbeda, yakni Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Lungangen Kecamatan Langkahan wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga, Dusun Tengah Desa Legle Kecamatan Jambu Ae, serta Dusun Meunasah Geudon Desa Bukit Batu Badan Kecamatan Jambu Ae wilayah kerja Puskesmas Jambu Ae. Total 360 layanan medis berhasil diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.
Dari jumlah tersebut, sekitar 86 orang mendapatkan layanan trauma healing, terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 16–30 tahun, yang sebagian besar mengalami kecemasan sedang dan depresi ringan. Pendekatan pemulihan dilakukan secara bertahap dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi psikologis dan usia penerima layanan.
Di Pondok Pesantren Nurul Huda, tim memberikan trauma healing kepada 15 santri laki-laki melalui teknik relaksasi napas dalam dan hipnosis lima jari. Sementara itu, di Dusun Tengah Desa Legle, dilakukan terapi bermain berupa kegiatan menggambar dan mewarnai kepada 12 anak usia 8–12 tahun sebagai sarana mengekspresikan emosi dan mengurangi ketegangan pascabencana.
Adapun di Dusun Meunasah Geudon, tim melaksanakan terapi hipnosis lima jari secara berkelompok dengan melibatkan 59 peserta yang menunjukkan gejala depresi ringan dan kecemasan sedang. Terapi ini menciptakan ruang aman bagi anak, remaja, dan ibu untuk saling menguatkan, menenangkan batin, serta membangun kembali ketahanan mental sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana.