RSJ Mutiara Sukma diwakili oleh Hellen Citra Dewi, M.Psi., Psikolog, menjadi narasumber dalam sesi “Dampak Perkawinan Dini terhadap Kesehatan Mental”.

RSJ Mutiara Sukma diwakili oleh Hellen Citra Dewi, M.Psi., Psikolog, menjadi narasumber dalam sesi “Dampak Perkawinan Dini terhadap Kesehatan Mental”.

Lombok Tengah – RSJ Mutiara Sukma berperan aktif dalam Seminar Kesehatan bertema “Dampak Perkawinan Dini terhadap Kesehatan Mental & Reproduksi” yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Rabu (13/08). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus HUT ke-4 RS Mandalika Provinsi NTB.

RSJ Mutiara Sukma diwakili oleh Hellen Citra Dewi, M.Psi., Psikolog, menjadi narasumber dalam sesi “Dampak Perkawinan Dini terhadap Kesehatan Mental”. Dalam paparannya, Hellen panggilan akrab Psikolog Klinis RSJMS ini menekankan bahwa perkawinan dini memiliki risiko signifikan terhadap kesehatan mental remaja, mulai dari gangguan kecemasan, depresi, hingga dampak jangka panjang pada kualitas hidup.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., yang sekaligus membuka seminar secara resmi, serta Ketua TP PKK Provinsi NTB, Sinta Muhamad Iqbal, bersama Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. Nursiah, S.Sos., M.Si. dan perwakilan OPD serta Komunitas terkait.

Rangkaian acara meliputi pembukaan, sambutan-sambutan, penandatanganan komitmen bersama, pemaparan materi oleh dua narasumber yang membahas aspek reproduksi dan kesehatan mental, serta sesi diskusi interaktif dengan peserta yang di moderator langsung oleh Direktur RS Mandalika, dr. Hj. Oxy Cahyowahyuni, Sp.EM.,FICEP.,FISQua. 

Kehadiran RSJ Mutiara Sukma sebagai pemateri menjadi wujud nyata komitmen rumah sakit dalam memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat NTB tentang pentingnya kesehatan jiwa di tengah isu perkawinan dini.