Mataram – Hari ketiga pelaksanaan In House Training (IHT) Pelatihan Kemampuan Dasar bagi Pegawai dan Tenant RSJ Mutiara Sukma pada Kamis (17/07). Seperti di hari sebelumnya, kegiatan ini dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting.
Pada hari ketiga ini, pemateri pertama yaitu apt. Mudrikah Darajati, S.Farm., M.Pharm salah satu Apoteker di RSJMS. Beliau menyampaikan materi tentang “Medication Error”.
Dalam penyampaiannya, apt. Rika menjelaskan bahwa Medication error adalah kesalahan yang dapat dicegah, namun masih sering terjadi di berbagai tahapan proses pengobatan. Penyebab medication error kompleks : mulai dari komunikasi, SDM, sistem informasi, hingga pengelolaan obat. Jenis medication error beragam dan bisa berdampak langsung terhadap keselamatan serta outcpme pasien. Pencegahan medication error membutuhkan pendekatan sistemik dan kolaboratif, melalui pelatihan, kebijakan, teknologi, dan budaya keselamatan. Tujuan utama pencegahan medication error adalah untuk meningkatkan mutu layanan, keselamatan pasien, dan efisiensi penggunaan obat.
Untuk pemateri kedua yaitu, Mujiasih, A.Md.Farm, SKM beliau menyampaikan materi tentang "Pengelolaan Etik dan Hukum di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma" Dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa Code of Conduct atau Panduan Etik dan Perilaku disusun sebagai landasan dalam membentuk budaya kerja yang etis, profesional, dan bertanggung jawab di lingkungan rumah sakit. Panduan ini lahir dari penerapan hukum perumahsakitan, etika rumah sakit, serta komitmen seluruh jajaran struktural dan pegawai. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh pelayanan kesehatan yang diberikan dapat berjalan secara aman, bermutu, serta menjunjung tinggi norma etika, disiplin profesi, dan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan demikian, Code of Conduct menjadi alat kontrol sekaligus pengarah dalam menjaga mutu layanan dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.
Peserta pelatihan terlihat antusias mengikuti materi. Beberapa dari mereka sangat aktif bertanya.